Pengukuran Tingkat Kepuasan Dan Manfaat Penggunaan Sistem Perekaman KTP-EL Untuk Administrasi Kepegawaian Di Disdukcapil Kabupaten Bone Bolango
Mengembangkan penerapan model HOT-Fit dan model DeLone & McLean dalam konteks layanan publik pemerintahan daerah, khususnya sistem simpag.
Menjadi referensi akademik untuk penelitian evaluasi sistem informasi sektor publik yang berorientasi pada kualitas, kepuasan, dan niat penggunaan sistem.
2. Manfaat Praktis
Bagi Disdukcapil:Memberikan masukan untuk peningkatan kualitas simpag, kecepatan akses, dan ketepatan data pegawai serta laporan kepegawaian.
Bagi Pemerintah Daerah:Menjadi dasar perencanaan peningkatan infrastruktur dan SDM untuk layanan kependudukan berbasis digital.
Bagi Peneliti Lain:Menjadi model evaluasi yang dapat diadaptasi pada sistem informasi publik serupa di instansi pemerintahan.
Pendekatan
Kuantitatif: deskriptif dan inferensial
Jenis Penelitian
Evaluatif (menilai tingkat keberhasilan dan penerimaan sistem)
Populasi dan Sampel
Pegawai Disdukcapil (operator & admin) dan pengguna Simpag
Teknik Pengumpulan Data
Kuesioner berbasis konstruk dari model HOT-Fit dan DeLone & McLean
Instrumen Penelitian
Pernyataan dengan skala Likert (1–5) mencakup variabel: kualitas sistem, kualitas informasi, layanan, dukungan organisasi, harapan kinerja, niat penggunaan, kepuasan, dan manfaat bersih
Teknik Analisis Data
PLS–SEM (Partial Least Squares – Structural Equation Modelling) menggunakan SmartPLS
-
1. Tahap Persiapan / Pra Lapangan
Studi literatur tentang model HOT-Fit dan model DeLone & McLean.
Identifikasi permasalahan sistem KTP-el melalui wawancara awal dengan pegawai Disdukcapil.
Penyusunan kerangka konsep dan hipotesis penelitian.
Penyusunan dan uji coba instrumen (kuesioner).
2. Tahap Pengumpulan Data
Menentukan responden penelitian (operator, admin, kepala bidang).
Menyebarkan kuesioner (secara langsung atau Google Form).
Melakukan pengumpulan data sekunder dari dokumentasi sistem (laporan data, riwayat gangguan sistem, dsb).
3. Tahap Pengolahan Data
Input data hasil kuesioner ke software SmartPLS.
Melakukan uji outer model (validitas konvergen, diskriminan, reliabilitas).
Melakukan uji inner model (uji hipotesis hubungan antar variabel laten, R², t-statistik, p-value).
4. Tahap Analisis dan Pembahasan
Faktor apa yang paling memengaruhi kepuasan pengguna dan manfaat bersih sistem
Menjelaskan pengaruh dukungan organisasi dan kualitas sistem terhadap niat penggunaan.
Mengaitkan hasil dengan teori dan penelitian sebelumnya.
5. Tahap Kesimpulan dan Rekomendasi
Menarik kesimpulan dari hasil analisis kuantitatif.